Postingan

Idul Adha dan Desa yang Masih Menjaga Hati Manusia

Gambar
Oleh : Bustami, S.Pd.I | - Pendamping Desa Kecamatan Jangka Buya Ada sesuatu yang perlahan hilang dari kehidupan modern: kedekatan antarmanusia. Kota-kota tumbuh dengan gedung yang menjulang, jalan yang semakin padat, teknologi yang semakin canggih, tetapi pada saat yang sama, hubungan sosial justru kian renggang. Orang hidup berdampingan tanpa benar-benar saling mengenal. Kita bertukar pesan setiap hari, namun semakin jarang bertukar kepedulian. Di tengah arus perubahan seperti itu, desa tetap menyimpan sesuatu yang tak mudah ditemukan di banyak ruang lain: kehangatan sosial yang masih hidup. Dan setiap Idul Adha datang, denyut kemanusiaan itu seperti menemukan momentumnya kembali. “Desa bukan hanya ruang geografis, melainkan ruang batin tempat manusia masih diperlakukan sebagai manusia.” Pagi hari di desa saat Idul Adha selalu memiliki suasana yang khas. Udara belum sepenuhnya panas. Orang-orang mulai berdatangan ke meunasah atau halaman masjid dengan pa...

Pendamping Profesional TPP Pidie Jaya Selesaikan Pemutakhiran Data 222 Gampong, Ibrahim Syamaun Apresiasi Kerja PLD dan PD

Gambar
PIDIE JAYA – Sebanyak 60 tenaga pendamping profesional (TPP) Kabupaten Pidie Jaya yang terdiri dari 39 Pendamping Lokal Desa (PLD), 16 Pendamping Desa (PD), dan 5 Tenaga Ahli berhasil menyelesaikan kegiatan pemutakhiran data kondisi desa terdampak bencana hidrologi yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November 2025. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menyasar sebanyak 222 kampung di seluruh wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Pendataan difokuskan pada enam sektor sarana dan prasarana (sarpras) prioritas Kementerian Desa, yakni layanan pasar desa, sanitasi desa, jaringan air bersih, jalan desa, jembatan desa, serta layanan pendidikan dasar. Seluruh hasil pendataan kemudian dilaporkan melalui Google Spreadsheet dan Google Form yang telah disediakan oleh Kementerian Desa. “Pemutakhiran data ini menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi riil desa terdampak bencana dapat terpetakan secara akurat sebagai dasar penyusunan program rehabilitasi da...

Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Tu Pidie Jaya Capai 80 Persen

Gambar
Tenaga Pendamping Profesional Kecamatan Pante Raja Monitoring Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Tu Pidie Jaya – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Pante Raja melakukan kegiatan monitoring terhadap pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di Desa Tu, Kecamatan Pante Raja, Kabupaten Pidie Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Koordinator TPP Kecamatan Pante Raja meninjau secara langsung progres pembangunan gerai KDMP guna memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pembangunan gerai saat ini telah memasuki tahap akhir dengan capaian fisik diperkirakan mencapai 80 persen . Pembangunan Gerai KDMP Desa Tu telah mencapai progres fisik sekitar 80 persen dan memasuki tahap penyelesaian akhir. Koordinator TPP Kecamatan Pante Raja, Yudi Saputra, S.Sos , menyampaikan harapannya agar pembangunan gerai tersebut dapat segera diselesaikan sehingga dapat dimanfaatkan ole...

Koordinator Provinsi Salurkan Dana Solidaritas TPP Tahap II untuk Korban Banjir di Aceh

Gambar
PIDIE JAYA – Koordinator Provinsi Tenaga Pendamping Profesional (TPP), Busra, ST, MT, didampingi Tim TAPM Provinsi Aceh yang terdiri dari Zulfahmi Hasan , Yosi Surya Diningrat , dan Irwansyah , menyalurkan dana solidaritas tahap kedua dari seluruh Indonesia kepada 416 pendamping di Aceh yang terdampak bencana banjir hidrometeorologi akhir tahun 2025. Acara penyerahan secara simbolis dipusatkan di Kabupaten Pidie Jaya pada Rabu (11/03/2026). Bantuan secara simbolis diterima oleh salah seorang Pendamping Lokal Desa (PLD) dari Kecamatan Meurah Dua, yang rumahnya rusak berat akibat banjir bandang serta seluruh perlengkapan kerjanya hilang terbawa banjir. Hal ini menjadi potret nyata dampak dahsyat bencana yang dialami para pendamping di lapangan. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut disaksikan secara langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal Kementerian Desa dan ...

TAPM Kabupaten Pidie Jaya Koordinasi dengan DPMG terkait Pemulihan dan Transformasi Pasca Bencana

Gambar
TAPM Kabupaten Pidie Jaya Koordinasi dengan DPMG terkait Pemulihan dan Transformasi Pasca Bencana Pidie Jaya – Pada hari Rabu, 19 Mei 2026, bertempat di ruang Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Pidie Jaya, TAPM Kabupaten Pidie Jaya (Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Program P3MD Kementerian Desa) melakukan koordinasi dengan Kepala DPMG setempat terkait program Pemulihan dan Transformasi Pasca Bencana dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Kehadiran TAPM disambut hangat oleh Kepala DPMG Pidie Jaya, Saiful, S.Pd., M.Pd , di ruang kerjanya. Adapun personel TAPM yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah: Ibrahim Syamaun, ST., M.Pd — PIC Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehap Rekon) Syeikunazarullah, SH — PIC Sosial Budaya Koordinasi ini membahas tindak lanjut hasil Zoom Meeting terkait rencana Pemulihan dan Transformasi Pasca Bencana dari Kemendes PDT untuk tiga provinsi, s...

TPP Meurah Dua Fasilitasi KPM Susun Rencana Penanganan Stunting 2027 dan Realisasi Dana Desa 2026

Gambar
Meurah Dua – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, memfasilitasi para Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam penyusunan draf Rencana Penanganan Stunting Tahun 2027 serta rencana aksi realisasi Dana Desa (DD) Tahun 2026 untuk program penanganan stunting melalui Posyandu. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara pemerintah desa, pendamping desa, dan kader kesehatan guna memastikan intervensi penanganan stunting berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Turut hadir dalam kegiatan itu, Koordinator Kecamatan (Korcam) Meurah Dua, Ibu Yuslina , Pendamping Desa (PD) Taufika Abd Rahim , serta Pendamping Lokal Desa (PLD) dari desa bersangkutan. Kehadiran para pendamping diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Meurah Dua. “Perencanaan yang disusun hari ini akan menjadi dasar dalam penganggar...

PP 43 Tahun 2014 dan Arsitektur Pendampingan Desa

Gambar
  Ketika Negara Tidak Lagi Mengatur Desa dari Jauh Di balik berbagai musyawarah desa, penyusunan RKP Desa, pembahasan APBDes, hingga pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, terdapat satu fondasi hukum yang bekerja secara sistemik namun sering luput dipahami masyarakat: Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014. Peraturan ini bukan sekadar aturan administratif biasa. Ia merupakan kerangka besar yang menerjemahkan semangat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 ke dalam tata kelola pemerintahan desa, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan sistem pendampingan desa di lapangan. “PP 43 Tahun 2014 adalah jembatan antara gagasan besar UU Desa dengan praktik nyata pembangunan desa.” Hingga hari ini, PP 43/2014 masih berlaku dan menjadi salah satu dasar hukum utama penyelenggaraan pemerintahan desa, meskipun telah mengalami perubahan melalui: PP Nomor 47 Tahun 2015 PP Nomor 11 Tahun 2019 Serta sebagian pengaturan terkait BUM Desa disempurnakan melalui: PP Nomor 11 Tahun 2021 Artinya, secara hu...