PIDIE JAYA – Koordinator Provinsi Tenaga Pendamping Profesional (TPP), Busra, ST, MT, didampingi Tim TAPM Provinsi Aceh yang terdiri dari Zulfahmi Hasan, Yosi Surya Diningrat, dan Irwansyah, menyalurkan dana solidaritas tahap kedua dari seluruh Indonesia kepada 416 pendamping di Aceh yang terdampak bencana banjir hidrometeorologi akhir tahun 2025. Acara penyerahan secara simbolis dipusatkan di Kabupaten Pidie Jaya pada Rabu (11/03/2026).
Bantuan secara simbolis diterima oleh salah seorang Pendamping Lokal Desa (PLD) dari Kecamatan Meurah Dua, yang rumahnya rusak berat akibat banjir bandang serta seluruh perlengkapan kerjanya hilang terbawa banjir. Hal ini menjadi potret nyata dampak dahsyat bencana yang dialami para pendamping di lapangan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut disaksikan secara langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, Dr. Agustomi Masik, M.Dev.Plg, melalui aplikasi Zoom. Kehadiran beliau secara virtual memberikan semangat dan dukungan penuh kepada para pendamping yang tengah berjuang memulihkan diri pascabencana.
Dalam sambutannya, Koordinator Provinsi TPP Aceh, Busra, ST, MT, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh TPP di Indonesia yang telah peduli dan berpartisipasi dalam penggalangan dana ini.
"Terima kasih banyak kepada semua TPP Indonesia yang telah peduli menyumbangkan harta dan pikirannya untuk TPP Sumatera yang terdampak oleh banjir hidrologi. Hari ini telah kita salurkan untuk tahap keduanya," ujarnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para penerima bantuan agar tetap tabah menghadapi musibah. "Kepada semua TPP yang terdampak, supaya selalu tabah dan sabar. Kita yakin di balik musibah ini ada rahmat yang berlimpah yang akan kita nikmati bersama," tambahnya.
Informasi terkait kondisi para pendamping yang menerima bantuan disampaikan langsung oleh Ibrahim ST, M.Pd selaku PIC Informasi dan Media TAPM Kabupaten Pidie Jaya. Menurutnya, banyak pendamping yang tidak hanya kehilangan tempat tinggal tetapi juga perangkat kerja yang menunjang tugas pendampingan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Ibrahim ST, M.Pd juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya agar dapat memberikan perhatian lebih kepada para pendamping yang selama ini selalu bersinergi dengan pemerintah dalam menangani dampak bencana.
"Kami meminta perhatian dari Pemerintah Pidie Jaya kepada teman-teman pendamping yang hari ini selalu ikut bersama-sama dengan pemerintah dalam membantu pendataan dampak banjir hidrologi tersebut. Kami jangan hanya dipanggil saat butuh pendataan saja. Kami sangat mengharapkan bantuan lainnya dari pemerintah daerah, sejauh tidak bertentangan dengan aturan," tutup Ibrahim.
Donasi Solidaritas TPP Nusantara tahap kedua yang disalurkan kali ini berjumlah Rp388.552.799,-. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 416 TPP Aceh yang menjadi korban bencana hidrometeorologi.
"Mulai hari ini kami akan menyalurkan Donasi Solidaritas TPP Nusantara tahap kedua sebesar Rp388.552.799,- untuk 416 TPP Aceh terdampak bencana hidrometeorologi. Semoga dapat membantu teman-teman TPP semua," pungkas Busra, ST, MT.
Penyaluran dana dilakukan secara simbolis dan diharapkan dapat meringankan beban para korban, baik secara ekonomi maupun psikologis, serta membantu proses pemulihan pascabencana. Dukungan dari Kementerian Desa melalui BPSDM diharapkan terus mengalir untuk memperkuat solidaritas dan ketahanan para pendamping profesional di lapangan, sementara harapan akan perhatian dari pemerintah daerah menjadi catatan penting untuk keberlanjutan sinergi yang telah terbangun selama ini.
Ibrahim, ST. MPd, Pic Informasi dan Media TAPM Kabupaten Pidie Jaya
0 Komentar