TPP Meurah Dua Fasilitasi KPM Susun Rencana Penanganan Stunting 2027 dan Realisasi Dana Desa 2026
Meurah Dua – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, memfasilitasi para Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam penyusunan draf Rencana Penanganan Stunting Tahun 2027 serta rencana aksi realisasi Dana Desa (DD) Tahun 2026 untuk program penanganan stunting melalui Posyandu.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara pemerintah desa, pendamping desa, dan kader kesehatan guna memastikan intervensi penanganan stunting berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Koordinator Kecamatan (Korcam) Meurah Dua, Ibu Yuslina, Pendamping Desa (PD) Taufika Abd Rahim, serta Pendamping Lokal Desa (PLD) dari desa bersangkutan. Kehadiran para pendamping diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Meurah Dua.
“Perencanaan yang disusun hari ini akan menjadi dasar dalam penganggaran Dana Desa tahun mendatang sehingga seluruh program benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujar perwakilan TPP Meurah Dua.
Dalam fasilitasi tersebut, para KPM bersama pendamping membahas sejumlah prioritas kegiatan penanganan stunting yang akan diakomodir dalam perencanaan desa tahun 2027. Sementara untuk realisasi Dana Desa Tahun 2026, fokus kegiatan diarahkan pada penguatan layanan Posyandu, seperti pemberian makanan tambahan (PMT), edukasi gizi bagi ibu dan balita, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.
“Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat desa, sehingga dukungan Dana Desa perlu diarahkan secara optimal untuk peningkatan kualitas layanan dan pencegahan stunting,” tambahnya.
TPP Kecamatan Meurah Dua menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, kader kesehatan, dan tenaga pendamping merupakan kunci utama dalam menciptakan program penanganan stunting yang efektif dan berkesinambungan.
Dengan adanya fasilitasi tersebut, diharapkan seluruh desa di Kecamatan Meurah Dua dapat menyusun perencanaan yang lebih matang, berbasis data, serta mampu mempercepat upaya penurunan stunting demi terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang. (Ibrahim Syamaun, ST - PIC Imformasi dan Media - Pidie Jaya)


Komentar
Posting Komentar