TPP Empat Kecamatan di Pidie Jaya Perkuat Kualitas Data Pembangunan Desa 2026, TA Kabupaten Fokuskan IST pada Daily Report, Perencanaan Desa dan Progress Dana Desa
Bandar Dua, Pidie Jaya | 25 Juni 2026 – Semangat kolaborasi dan pembelajaran bersama mewarnai pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) dan In Service Training (IST) Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Bandar Dua, Jangka Buya, Meurah Dua, dan Ulim yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bandar Dua. Kegiatan yang diikuti oleh Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapasitas pendamping sekaligus mempererat sinergi antar-TPP dalam mendukung pembangunan desa yang berkualitas di Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Koordinator Kecamatan Bandar Dua, Ishak, S.Pd dan Firdaus, ST, dengan menghadirkan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pidie Jaya, Syukri dan Ibrahim Syamaun, sebagai narasumber utama.
Lebih dari sekadar pelatihan, Rakor dan IST ini merupakan bentuk komitmen bersama TPP empat kecamatan untuk membangun budaya kerja kolaboratif yang saling mendukung dan saling menguatkan.
“Kemajuan pendampingan desa tidak dapat dibangun secara individual. Diperlukan kerja sama, komunikasi, dan kemauan untuk saling berbagi pengetahuan antarpendamping. Forum seperti ini menjadi sarana penting untuk menyatukan pemahaman sekaligus meningkatkan kualitas kerja bersama,”
Pada sesi materi, Bpk. Syukri memfokuskan pembahasan pada peningkatan kualitas penginputan Daily Report Pendamping dan Form Perencanaan Desa Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa laporan harian merupakan instrumen utama yang menggambarkan aktivitas pendampingan di lapangan dan menjadi dasar dalam proses monitoring serta evaluasi kinerja pendamping.
“Daily Report yang disusun dengan baik bukan hanya memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi juga menjadi sumber informasi yang sangat penting dalam membaca perkembangan pendampingan desa. Oleh karena itu, setiap laporan harus disusun secara lengkap, akurat, dan sesuai fakta lapangan,” tegas Syukri.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan terkait penginputan Form Perencanaan Desa Tahun 2026 agar seluruh data yang dimasukkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan desa.
Sementara itu, Bpk. Ibrahim Syamaun memberikan In Service Training terkait penginputan Form Progress Dana Desa Tahun 2026, Form Padat Karya Tunai Desa (PKTD), dan Form Media Sosial. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam penginputan data karena seluruh informasi tersebut menjadi bagian dari sistem monitoring pembangunan desa yang digunakan untuk mengukur capaian program dan efektivitas pelaksanaan kegiatan di tingkat desa.
“Data yang valid akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Sebaliknya, data yang kurang akurat dapat memengaruhi kualitas evaluasi program pembangunan desa. Karena itu, pendamping harus memastikan setiap data yang diinput sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” jelas Ibrahim Syamaun.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai diskusi mengenai tantangan pendampingan, mulai dari proses fasilitasi musyawarah desa, pengelolaan data pembangunan, pelaporan kegiatan, hingga strategi memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Melalui Rakor dan IST ini, TPP Bandar Dua, Jangka Buya, Meurah Dua, dan Ulim berhasil membangun kesepahaman bersama mengenai standar pelaporan dan penginputan data, sekaligus memperkuat jejaring kerja antarpendamping. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan pendamping yang semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan desa.
Sebagai bentuk kebersamaan dan semangat kolaborasi, seluruh peserta juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada TPP Kecamatan Bandar Dua yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Dukungan dan kerja sama yang baik dari seluruh tim menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan Rakor dan In Service Training yang berlangsung dengan tertib, interaktif, dan penuh semangat pembelajaran.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Koordinator Kecamatan Bandar Dua, Ishak dan Firdaus, ST, yang telah berperan sebagai panitia penyelenggara sekaligus fasilitator kegiatan. Komitmen dan dedikasi keduanya dalam mempersiapkan kegiatan, mengoordinasikan peserta, serta memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik mendapat apresiasi dari para pendamping dan narasumber yang hadir.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang peningkatan kapasitas, tetapi juga tentang memperkuat kebersamaan dan sinergi antarpendamping. Kami mengucapkan terima kasih kepada TPP Kecamatan Bandar Dua, khususnya Bapak Ishak dan Bapak Firdaus, ST, yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik sehingga menjadi ruang belajar bersama.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam penyelenggaraan kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai pendampingan yang selama ini dibangun oleh TPP Kabupaten Pidie Jaya, yaitu saling mendukung, saling belajar, dan saling menguatkan demi meningkatkan kualitas pelayanan pendampingan kepada desa. Diharapkan kolaborasi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya Rakor dan IST ini, TPP Bandar Dua, Jangka Buya, Meurah Dua, dan Ulim semakin meneguhkan komitmen untuk membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berbasis data. Melalui sinergi yang kuat antarpendamping serta dukungan dari Tenaga Ahli Kabupaten, kualitas pendampingan desa di Kabupaten Pidie Jaya diharapkan terus meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya desa-desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Kegiatan ini menegaskan bahwa keberhasilan pendampingan desa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekuatan kolaborasi dan kemauan untuk terus belajar bersama. Dengan semangat berbagi ilmu.
***
Bustami, S.Pd.I - Korcam Jangka Buya
Komentar
Posting Komentar