Blang Baro, 17 November 2025 – Dedikasi para pendamping desa dalam mendampingi program ketahanan pangan di Desa Blang Baro, Kecamatan Bandar Baru, mendapat apresiasi istimewa dari masyarakat. Dalam kunjungan pemantauan terbaru, para pendamping, Amiruddin (Pendamping Lokal Desa) serta Abdurrahman dan Isnaini (Pendamping Desa Kecamatan), disuguhi buah durian oleh warga sebagai bentuk terima kasih dan penghargaan.
Suguhan tersebut menggambarkan kehangatan dan rasa syukur masyarakat yang merasakan manfaat langsung dari pendampingan. Ketiga pendamping ini dinilai aktif serta berperan besar dalam membantu pemerintahan desa dan kelompok tani, terutama dalam pengembangan usaha pertanian yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan.
Salah seorang warga menyampaikan apresiasinya, “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Bapak Amiruddin, Abdurrahman, dan Isnaini. Mereka tidak hanya memberi teori, tetapi juga turun langsung ke sawah dan kebun untuk mendampingi kami.”
Abdurrahman, Pendamping Desa Kecamatan, menegaskan bahwa tugas utama mereka adalah memastikan kelancaran program dan mengatasi kendala yang dihadapi oleh masyarakat. “Fokus kami adalah memantau perkembangan setiap kegiatan dan memfasilitasi masalah yang muncul di lapangan. Dukungan dan sambutan hangat seperti ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Amiruddin, selaku Pendamping Lokal Desa, berperan penting dalam menghubungkan program pemerintah dengan kebutuhan serta kearifan lokal. “Pendampingan harus menyatu dengan budaya dan kebiasaan masyarakat. Ketika kita memahami cara mereka bekerja, program menjadi lebih mudah diterapkan,” jelasnya.
Kehadiran para pendamping yang disambut dengan suguhan durian, komoditas khas Blang Baro, mencerminkan bahwa hubungan mereka dengan masyarakat telah melampaui batas formalitas. Interaksi yang terbangun menunjukkan keakraban, kepercayaan, dan komitmen bersama untuk memajukan desa.
Interaksi positif ini menjadi modal penting bagi keberlanjutan program. “Kami berharap sinergi ini terus berlanjut. Ketahanan pangan tidak hanya soal produksi, tetapi juga soal kebersamaan membangun desa,” tambah Isnaini.
Dengan keharmonisan tersebut, program ketahanan pangan diharapkan tidak hanya berjalan secara berkelanjutan, tetapi juga semakin mengakar kuat di hati masyarakat Desa Blang Baro.
***
Oleh : Ibrahim Syamaun, ST, M.Pd.
Ed. Bustami, S.Pd.I
0 Komentar