Postingan

Muhammad Isa: Dari Lorong Kampus ke Lorong Gampong : Realisme, Logika, dan Cahaya Ilmu dari Ayat dan Hadis

Gambar
Catatan seorang Sahabat : Bustami, S.Pd.I Di antara hiruk-pikuk politik lokal dan gelombang demokrasi desa yang kadang mengguncang ketenangan masyarakat, muncul sosok yang tetap teduh dan penuh makna: Muhammad Isa , Keuchik Gampong Lancok, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya . Ia baru saja memenangkan kontestasi Pilchiksung 2025–2031 dengan selisih hanya empat suara,  sebuah angka kecil yang sarat makna besar. Namun, di balik angka itu, tersimpan kisah panjang tentang intelektualitas, kebijaksanaan, dan kematangan spiritual seorang alumni Tadris Bahasa Arab (TBA) IAIN Ar-Raniry Banda Aceh , yang sejak masa mahasiswa sudah menunjukkan kedewasaan berpikir di atas rata-rata. 1. Sosok yang Hidup Bersama Ayat dan Hadis Bagi kami, teman-teman kuliahnya dulu di IAIN Ar-Raniry , Muhammad Isa bukan sekadar mahasiswa Tadris Bahasa Arab yang cerdas. Ia adalah pribadi yang Humble,  hidup bersama ayat dan hadis , bukan hanya mengutipnya di bibir, tetapi menghayatinya...

𝗚𝗮𝗺𝗽𝗼𝗻𝗴 𝗠𝗲𝘂𝗸𝗼 𝗞𝘂𝘁𝗵𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗔𝗿𝘂𝘀 𝗭𝗮𝗺𝗮𝗻: 𝗔𝗻𝗮𝗹𝗶𝘀𝗶𝘀 𝗣𝗲𝗿𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 ... Lanjutan....

Gambar
Oleh : Bustami, S.Pd.I Mendesain Intervensi Mendesak Mendesaknya Perubahan Cara Pandang Setiap desa memiliki ritme kehidupannya sendiri, dan Gampong Meuko Kuthang kini berdiri di persimpangan antara pola lama yang berpusat pada lahan dengan tuntutan baru yang berpusat pada manusia. Lahan desa yang sempit, hanya 0,90 km², tidak lagi mampu menjadi tumpuan utama pembangunan. Bila desa terus berorientasi pada program fisik dan pertanian skala kecil, maka ia hanya akan menambah beban pada ruang yang semakin padat. Karena itu, intervensi yang paling mendesak adalah perubahan cara pandang pembangunan: dari beton ke manusia, dari tanah ke kreativitas, dari infrastruktur semata ke pembentukan kapasitas. Perubahan cara pandang ini adalah fondasi. Ia akan menentukan apakah setiap rupiah Dana Desa diarahkan untuk proyek jangka pendek yang cepat terlihat, atau untuk investasi jangka panjang pada manusia yang hasilnya mungkin tidak kasat mata segera, tetapi jauh lebih berkelanjutan. Kese...

𝗝𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗕𝘂𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗗𝗮𝘁𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗥𝗲𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀: 𝗥𝗲𝗳𝗹𝗲𝗸𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗯𝗮𝘀𝗶𝘀 𝗦𝘁𝗮𝘁𝗶𝘀𝘁𝗶𝗸

Gambar
𝙊𝙡𝙚𝙝 : 𝘽𝙪𝙨𝙩𝙖𝙢𝙞, 𝙎.𝙋𝙙.𝙄 (Pendamping Desa Kecamatan Jangka Buya) Bab I - Pendahuluan Pembangunan daerah pada era kontemporer tidak lagi hanya dipandang sebagai urusan teknokratis pemerintah pusat, melainkan sebagai sebuah proses partisipatif yang bertumpu pada ketersediaan data, keterlibatan masyarakat, dan kejelasan arah kebijakan di tingkat lokal. Data statistik yang valid dan terperinci menjadi fondasi penting dalam merancang kebijakan pembangunan yang efektif, terukur, dan berkelanjutan. Dalam konteks inilah publikasi Kecamatan Jangka Buya Dalam Angka 2024 yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pidie Jaya memegang peranan yang sangat vital. Buku ini bukan sekadar kompilasi angka, melainkan potret komprehensif mengenai keadaan geografis, kependudukan, sosial, ekonomi, hingga pertanian di wilayah Kecamatan Jangka Buya. Kecamatan Jangka Buya, yang secara administratif merupakan salah satu dari kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh ya...