TAPM Kabupaten Pidie Jaya Gelar Rakor dengan Pendamping Desa, Tekankan Pentingnya Pelaporan dan Pengisian Daily Report
Pidie Jaya — Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten menggelar rapat koordinasi bersama para pendamping desa se-Kabupaten Pidie Jaya pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung secara luring di Aula Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Desa setempat, serta dihadiri oleh seluruh Koordinator Kecamatan, pendamping desa, dan jajaran TAPM Kabupaten Pidie Jaya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Koordinator Kabupaten Pidie Jaya, Sukri, menyampaikan sejumlah hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Ia menegaskan bahwa setiap TPP wajib melaporkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan sesuai dengan tugas dan arahan dari Person In Charge (PIC) masing-masing.
“Setiap TPP wajib melaporkan kegiatan masing-masing sesuai dengan tugas yang telah disampaikan oleh PIC terkait. Selain itu, Daily Report Pendamping (DRP) harus selalu diperhatikan dan diisi setiap selesai melaksanakan kegiatan agar dashboard DRP dapat terbaca dengan baik serta menjadi alat kendali mutu pendampingan,” tegas Sukri.
Sukri juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan setiap penugasan yang diberikan oleh pihak supervisi (supervisor). Menurutnya, kedisiplinan dalam pelaporan dan penyelesaian tugas merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pendampingan kepada desa.
Rapat koordinasi ini diikuti oleh seluruh Koordinator Kecamatan, pendamping desa se-Kabupaten , serta para Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pidie Jaya. Pada sesi berikutnya, masing-masing tenaga ahli memaparkan laporan perkembangan serta progres pelaporan yang telah dilakukan oleh para TPP di setiap kecamatan.
Dalam evaluasi tersebut, sejumlah laporan yang masih belum lengkap turut menjadi perhatian dan mendapatkan koreksi dari para tenaga ahli. Seluruh TPP diminta untuk segera menyelesaikan laporan yang tertunda sesuai dengan PIC masing-masing di tingkat kecamatan maupun desa.
Menutup rapat koordinasi tersebut, Sukri berharap seluruh Tenaga Pendamping Profesional di Kabupaten Pidie Jaya dapat terus menjaga kekompakan, memperkuat sinergi, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mendampingi desa dengan profesional dan integritas tinggi,” tutup Sukri.
Rapat koordinasi yang berlangsung hingga sore hari itu menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendampingan desa demi mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang lebih optimal di Kabupaten .
***
(Ibrahim Syamaun)
Komentar
Posting Komentar