Di Tengah Bencana, TPP Pidie Jaya Butuh Dukungan Moral dan Kebijakan Khusus
PIDIE JAYA – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak psikologis dan materiil yang berat bagi para Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang bertugas di wilayah tersebut. Banyak di antara mereka yang rumahnya rusak, tertimbun lumpur, bahkan kehilangan tempat tinggal.
Selain kerugian materi, trauma yang dialami para pendamping desa ini juga membutuhkan proses pemulihan yang serius. Kondisi ini menjadikan peran serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kementerian Desa PDT) dinantikan untuk memberikan perhatian dan kepedulian lebih.
Hal ini disampaikan oleh Deni Muliadi, S.Pd, M.Pd., selaku Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Jangka Buya. Menurutnya, sebagai salah satu wilayah terdampak paling parah di Aceh, Pidie Jaya mengandalkan peran TPP dalam proses pemulihan dan pembangunan desa. Namun, dalam situasi saat ini, para "ujung tombak" Kemendes ini justru menjadi korban yang juga membutuhkan pertolongan.
“TPP bukan hanya bagian dari sistem pendampingan desa semata, tetapi juga bagian dari keluarga besar Kementerian Desa yang selama ini berada di garis depan mendampingi masyarakat. Saat ini, merekalah yang sangat membutuhkan pendampingan,” tegas Deni.
Oleh karena itu, muncul harapan besar dari berbagai pihak agar Kementerian Desa PDT dapat mengambil langkah cepat dan tepat. Langkah yang dinanti tidak hanya sekadar penyaluran bantuan materiil, tetapi juga mencakup dukungan moral, kebijakan kerja yang kondusif pasca-bencana, serta fasilitasi layanan pemulihan trauma.
Upaya multidimensi ini dianggap sangat penting untuk memastikan para TPP dapat bangkit kembali secara psikologis dan finansial. Dengan pulihnya para pendamping, maka fungsi pendampingan kepada masyarakat desa yang terdampak bencana juga dapat kembali berjalan secara optimal.
Dengan merespons situasi ini dengan penuh kepedulian dan kebijakan yang mendukung, Kementerian Desa PDT akan menunjukkan komitmen nyatanya bahwa keselamatan, pemulihan, dan kesejahteraan TPP tetap menjadi prioritas utama, bahkan di saat-saat tersulit sekalipun.
Dilaporkan Oleh: Ibrahim, S.T., M.Pd. (TAPM Kabupaten Pidie Jaya)
PIC Informasi & Media:
0 Komentar